Miris, Kepala Sekolah Telantarkan Ibunya yang telah Renta dan Lumpuh, Ini Kisahnya


Miris, Kepala Sekolah Telantarkan Ibunya yang telah Renta dan Lumpuh, Ini Kisahnya

Kisah hidup seorang nenek berusia 88 tahun asal Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, viral di media sosial.

Bagaimana tidak, kondisi perempuan renta itu sangat memprihatinkan. Sejak lima tahun terakhir, perempuan tersebut tinggal sebatang kara dan terlantar di gubuk usang.

Selama ini, makan dan minumnya hanya bergantung dengan belas kasihan tetangga. Pakaian yang dikenakannya pun sangat memprihatikan dan tidak lagi layak pakai.

Di usia lanjut, fisik nenek tersebut sudah sangat rapuh. Bahkan untuk sekadar berjalan saja pun dia sudah tak mampu.

Mirisnya, nenek tersebut ternyata mempunyai seorang anak perempuan yang kini menjabat sebagai kepala sekolah.

Publik yang mengetahui hal itu langsung menyampaikan kecaman. Sebab, anaknya dinilai tidak mempunyai hati nurani dan seolah sengaja menelantarkan ibu kandungnya sendiri.

Satu di antara netizen yang mengunggah ulang kisah nenek berusia lanjuit itu adalah Awaluddin Koto. Melalui media sosial Facebook, dia membagikan kisah hidup si nenek dan mengundang berbagai reaksi publik.

"Dapat berita di grub sebelah, Ternyata ini tidak jauh dari desa  kelahiranku. Dimanakah HATI NURANI mu. 

Kirain cerita ini hanya beredar di INDOSIAR. Ternyata saya temukan di dunia NYATA. Anak satu-satunya seorang KEPALA SEKOLAH yg diharapkan bisa menjaga ibunya setelah tua kelak yg telah berumur 88 tahun, 

Tega menelantarkan Ibu kandungnya selama 5 Tahun, Dalam suatu tempat yg jauh dipermukiman masyarakat, Tanpa sehelai benang pun, kau biarkan beliau mati kedinginan, kepanasan, sakit, Pipis, BAB & Makan pun bercampur aduk dalam suatu ruangan, sama apa beliau makanpun tak terlintas dibenakmu, Beruntung ada tetangganya disitu yg peduli," tulisnya.

Menurut cerita Awaluddin, anak dari nenek yang hidup terlantar itu telah diketahui oihak dinas pendidikan setempat. 

"Guru pendidikan lagi, Sungguh Otakmu sudah dicuci tentang Syurga Duniawi. Sehingga kau lupa, klo kau bisa sukses dgn doa beliau.Kamu ada karena beliau. 

Sekarang kau terima konsekuensinya ,karena sebentar lagi kau akan Viral dimedsos & media Televisi Swasta SCTV, Jabatanmu dipertanyakan. Alhamdullilah Kasus ini sudah dalam genggaman Dinas Pendidikan & Dinsos Kab.Padang Pariaman," tulisnya.

LihatTutupKomentar